Megawati : "Sudah terlalu lama kepahitan dirasakan rakyat Korsel-Korut" 

SekitarIndonesia - Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengatakan jika nantinya tercapai pertemuan antara Korsel dengan korut, dirinya akan mengusulkan pertemuan digelar di Pulau Jeju. Sebab, pulau Jeju adalah pulau perdamaian.

"Dan untuk itu saya harus dapat izin dan dukungan dari gubernur dan anggota Jeju yang ada meskipun saya semalam juga mencoba berhitung mudah-mudahan saya diberi sebuah hasil dalam memperbaiki hubungan dua negara ini," kata Megawati saat jamuan makan malam dengan Gubernur Jeju, Korsel, Won Hee Ryon, di Hotel We, Jeju, Korsel, Selasa (30/5) malam.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini mengatakan sebagai manusia pasti memiliki keinginan untuk bersatu. Menurutnya, rakyat Korsel dan Korut sudah lama merasakan kepahitan akibat dipisahkan.

"Saya kira begitu lama kepahitan dirasakan rakyat Korut dan Korsel yang terpisah akibat beberapa waktu lalu bangsa ini dipisahkan jadi dua negara," kata Megawati.

Megawati mengaku teringat pernah bertanya kepada sang ayah, Bung Karno, akankah dua bangsa yang dipisahkan dapat disatukan kembali. Saat itu, Jerman dipisahkan menjadi Jerman Timur dan Jerman Barat.

"Ayah saya mengatakan pasti bisa sepanjang darah bangsa itu masih ada dan pada kenyataannya sekarang Jerman sudah bersatu," katanya.

Oleh karena itu, Mega yakin suatu saat Korea dapat bersatu kembali. Tapi hal itu tergantung kepada rakyat Korea sendiri.

"Jadi sekali lagi saya minta dengan sangat dukungan rakyat Jeju dan pimpinan untuk bisa bantu saya kalau sekiranya saya bisa jalin hubungan atau datang ke Korut pada waktu yang akan datang," kata Megawati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar